Belum bisa berkomunikasi dengan baik, masih punya “awkward moment” dengan siapapun yang kamu ajak bicara. Wawasanmu masih sedikit. Setiap kali ada bahasan apa dalam obrolan kamu belum bisa bercerita banyak tentangnya. Kamu belum siap, belum.
Pendalaman materimu tentang ilmu yang kamu pelajari itu masih cetek banget, daya ingatmu masih jelek. Kamu masih harus buka buku catetan untuk lihat materi semester lalu, bahkan materi TPB. Kamu beum siap, kamu belum siap.
Kamu masih selalu ragu dalam menjelaskan sesuatu. Selalu ada kata “Ehm” di setiap penjelasanmu. Itu berarti kamu belum menguasai materi, belum. Kamu belum siap.
Kamu masih polos dengan semua trik dan tipu daya di bidang sosial, pertemanan, akademik. Kamu masih polos. Orang polos itu gampang dibohongin. Kamu belum siap.
Temanmu masih sedikit, bisa dihitung dengan jari. Kamu belum siap.
Kamu masih belum bisa berbaur dan nyambung di setiap komunitas. Kamu belum siap.
Kamu belum menghasilkan karya apapun. Sama sekali belum. Apa coba yang udah selama ini kamu lakukan? Yang kamu buat? Kamu masih dalam pembentukan diri, tahap belajar, belum siap untuk hal yang macem-macem.
Kamu belum siap. Allah Maha Tahu bahwa hamba-Nya belum siap.
Nasihat untuk semua paparan di atas adalah, “Daripada mengutuk kegelapan, lebih baik menyalakan lilin”. Kalimat ini pernah aku baca, lupa di mana, tapi that’s awesome.
Setelah membaca 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra rasanya sangat takjub. Bagaimana tidak takjub mengetahui pengaruh Islam di Eropa itu sangat besar, bahkan menjadi budaya. Budaya Islam mengakar di bumi Eropa, ya seperti kita yang sekarang suka sekali kebarat-baratan, jaman dahulu orang Barat juga bangga dan sangat menyukai budaya Islam. Di buku ini negara-negara Eropa yang menjadi latar cerita adalah negara Austria, Prancis, Spanyol, dan Turki.
Efek yang aku rasakan setelah membaca buku ini adalah ingin segera ke Eropa ! Hahaha. Membaca cerita bahwa Hanum sedang menemani suaminya mengenyam doktoral di Wina, Austria sungguh membuat iri hati. Semoga aku pun bisa sepertinya J
Di bawah ini adalah sedikit ulasan mengenai tempat-tempat terkenal dan sangat bersejarah yang dikunjungi oleh penulis. Ada juga sedikit info-info mengenai tempat tersebut. Silakan berpetualang dan menghayal dengan rangkuman berikut.
Wina, Austria
- Bukit Kahlenberg
- Danube
- Vienna Islamic Center, di deket sungai Danube
- Istana Schoenbrunn
- Wien Stadt Museum
- Schatzkammer, Wien
Museum harta kerajaan di Wina, cari deh mantel raja Roger II of Sicily. Book of Roger yang dibuat oleh Al Idrisi, ahli kartografi Cordoba atas perintah Raja Roger II of Sicily sendiri. Buku ini adalah peta dunia yang menginspirasi Vasco Da Gama dan columbus untuk menemukan dunia baru.
- Katedral Pallermo di Sisilia
Ada pahatan Al-Fatihah dan Bismillah di pintu masuknya.
Ada sedikit info
Gereja model gothic yaitu gereja yang menaranya tinggi; gereja baroque yang mirip masjid
Sejarah roti croissant. Dia itu bukan dari Prancis tapi Austria. Katanya sih untuk merayakan kekalahan Turki di Wina
Di Wina ada restoran yang boleh makan apapun dan bayar berapapun
Paris
- Museum Louvre, di timurnya ada Gereja Notre Dame dan patung Saint Michael
Kalo sedang berada di Museum Louvre cobalah mencari piring-piring. Di piring itu terdapat inskripsi Arab yaitu Kufic ataupun Pseudo-kufic. Kufic dalah seni kaligrafi Arab kuno. Tidak hanya terdapat di piring-piring, namun terdapat juga di mantel Raja dan Lukisan yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Penasaran kan? Aku pun juga begitu.
- Jardin des Tuileries adalah taman kota di pusat kota Paris ; ada 2 monumen berbentuk pintu gerbang yaitu : Arc de Triomphe du Carrousel & Arc de Triomphe I’Étoile. Terus ada monumen Obelisk Mesir. Ada juga jalan Champs-Élysées. Mereka membentuk satu garis lurus loh.
Alun-alunnya namanya Place de la Concorde, di tengah-tengah alun-alun ini ada monumen Obelisk Luxor
Terus ada Grande Arche de la Défense
- Pantheon
- Eiffel
- Le Grande Mosquee de Paris
- Sungai Seine
- Gereja Notre Dame
Gereja ini pintu-pintunya berbentuk lengkungan seperti masjid, kubahnya pun melengkung karena pengaruh budaya Islam, dan kubah ini disebut ogive (kurva lancip)
- Point zero, titik nol kota Paris
Mitosnya siapapun yang menginjak pelat logam itu, dia pasti kan kmbali ke kota Paris.
Garis lurusnya itu namanya Axe Historique.
Cordoba & Granada, Spanyol
Cordoba
Cordoba adalah The City of Lights yang sebenarnya, bukan Paris.
Mezquita
Averroës itu adalah Ibnu Rushd, seorang flisuf yang sangat dikagumi oleh bangsa Barat
Granada
- Al-Hambra
- Ada Pegunungan Sierra Nevada
Istanbul, Turki
- Jembatan Bosphorus
Kompleks Camberlitas, kompleks situs sejarah, ada Hagia Sophia, Blue Mosque, dan Topkapi Museum
Ada info sedikit
Dinasti Usmaniyah atau Ottoman di Turki ini pernah berhasil merebut ibukota Dinasti Romawi Byzantium di Konstantinopel
Mungkin ringkasan ini belum bisa membuat kalian berada di dunia khayal, dan aku rasa ini juga tidak terlalu jelas untuk sebuah ringkasan memang, tapi ini cukup bisa menjadi daftar tempat-tempat bersejarah di Eropa yang akan aku kunjungi nanti. Hahahaha.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai peristiwa an tempat bersejarah di atas, bacalah buku ini ! Maka kalian akan sering berucap “Wah, subhanallah”, dan “Oo”. Selamat membaca ! :D
Ya Allah, terangilah penglihatanku dengan kitab-Mu. Lapangkanlah dadaku dengannya. Bugarkanlah badanku dengan membacanya. Permudahlah urusanku karenanya. Lancarkanlah lisanku untuk membacanya. Kuatkanlah jiwaku dengannya. Percepatlah pemahamanku tentangnya. Hilangkanlah kesedihanku dengan bacaannya. Kuatkanlah tekadku dengannya. Terangilah hatiku karenanya. Berilah aku kemampuan membaca dan menghapalkan Al-Quran, serta menguasai berbagai ilmu (yang terkandung di dalamnya). Tetapkanlah semua itu dalam hatiku. Dan muliakanlah aku dengan berbagai kebaikan. Dengan daya dan kekuatan-Mu. Sesungguhnya tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Mahatinggi dan Mahaagung.
Amin
Don’t ever trust anybody with your heart because they can disappoint & betray you. Just trust Allah. Allah will never disappoint you. Ya, kalimat ini menurutku bener banget. Terus, menurutku juga ngga percaya orang lain pake hati itu bukan berarti kita harus suudzon & jahat atau jutek ke mereka.
Jangan sampe kita percaya pake hati sama orang, lebih-lebih sepenuh hati. Karna orang itu bisa berubah, dan Allah lah yang Maha membolak-balikan hati. Percaya sepenuh hatinya sama Allah aja, jadi apa pun yang dilakukan orang lain ke kita, yaudah terserah. Yang penting kita udah nglakuin sesuatu sesuai yang diperintahkan Allah, nanti kita ngga bakal kecewa deh. Kata sesorang, niatin semua apa yang kita lakuin di dunia ini cuma buat Allah semata, nanti hidup rasanya jadi enteng loh. Setuju ! :)
Beautiful
Kini euforia itu sudah hilang. Euforia ketika mendapatkan sesuatu yang tadinya kita ragu untuk bisa mendapatkannya. Euforia itu sangat menyenangkan. Sangat membahagiakan. Rasanya kita sedang berdiri di ujung batu tertinggi di dunia. Dengan sangat mudah melihat luasnya alam, kita bisa melihat ke segala penjuru, sisi, atas samping, dan bawah. Tubuh terasa sangat ringan. Rasanya dunia ini begitu terang benderang. Beban hidup yang menempel bagaikan jamur rasanya sirna semua.
Ketika berjalan di sekitar pun, akan berani berjalan tegap bak tentara yang berhadapan dengan komandannya. Tatapan mata pasti dan tajam. Rasanya masa depan begitu terang, bahkan terasa seperti memanggil agar dengan segera mencapainya. Hati teguh. Rasanya ingin selalu menyapa setiap orang yang lewat, setiap insan yang menatap kita. Selalu ingin berteman dengan siapapun, berani bertukar pikiran dengan siapapun. Tersenyum dengan siapapun yang menyapa kita hingga otot ini lelah. Otot ini lelah. Otot ini harus digerakan untuk mengucap kalimat syukur, bukannya “selalu” mengumbar kebanggaan.
Ingatlah bahwa sedari tadi sudah mencapai ujung batu tertinggi di dunia. Ujung. Ya, ujung. Ujung ini sangat rawan. Tapakannya tidak pas dengan kaki. Siapapun yang pernah mencapainya bisa tergelincir. Tergelincir dengan mudah jika tidak diiringi dengan kesadaran dan rasa berterimakasih. Tergelincir dengan mudah jika tidak diiringi dengan strategi dan usaha untuk bertahan ataupun mencapai langit. Karena di atas ujung batu tertinggi di dunia masih ada langit. Di atas langit pun masih ada langit. Sadarlah kawan, kau harus mempunyai strategi dan rasa berteima kasih.
I don’t know why number 1, 3 & 2 still always can make me smile. This number about something like animal, have some skills, retention, and power. Now maybe i slowly realize that i can erase the past with something from that number. That number have many characters that can look after me till just before i meet The Power.
Liburan ke Bromo aku ngabisin waktu 4 hari 3 malem, bareng 3 temenku, jadi kami berempat. :D
Jam 15.30 hari Rabu aku bernagkat dari Stasiun Bandung pake kereta Malabar Bisnis, sampe Malang jam 08.30 hari Kamis.
Langsung ke Terminal Arjosari pake angkot AMG kalo ngga salah. Sebelum ke terminal, isi perut dulu laah. hahaha, plus bersih2.
Jam 10.30 udah naik ke Bus Akass, nunggu busnya penuh lama banget. —” akhirnya sekitar jam 11.00 busnya berangkat. Sampe Probolinggo sekitar jam 1. Keluar terminal, ke arah kiri, ada bapak2 yang nawarin angkutan alias elf ke Bromo. Akhirnya ikut deh, tapi ngga langsung berangkat naik elf, nunggu penuh dulu (sekitar 15 orang), karena udah jam 14.00 tapi ngga penuh2, akhirnya sholat Dhuhur+Ashar dulu trus jam 14.30 berangkat ke Bromo dengan membayar lebih mahal dari biasanya karena ngga bisa penuh sampe 15 orang. Sampe Bromo sekitar jam 16.00, jalan2 nyari hostel yang murah tapi enak. Akhirnya nemu deh Cafe Lava,
tapi ada hotel yg lebih oke lagi, namnaya Cemoro lawang, pemandangannya langsung ke Gunung Bromo, keren banget, mending kamu di situ aja nginepnya tapi aku lupa nginep di Cemoro Lawang berapa karena waktu aku ke sana, kamar udah penuh.
Sebenernya ngga cuma ada hostel aja sih, ada homestay juga, tp waktu itu ngga milih di homestay soalnya cuma kami doang yg nginep di sana, ngeri jd ngga jadi deh. Dari jam 16.30 sampe maghrib, kami jalan2 plus foto2. Malemnya kami cari makan, ngga beli di hostelnya soalnya mahal, masa nasi goreng 23.000 ?!! hahahaha. jangan lupa bawa jaket yang tebel, kalo perlu pakaian di dobel, soalnya di sana dingin banget. Udah makan, terus tidur. Bromo jam 12.00-03.00 itu dingiiiiiiiinnnnnnn bangeeeeeeettttttttt ! aku aja sampe bersin2 & akhirnya ngga bisa tidur *curhat*. Jam 03.00 kami dibangunkan buat naik jeep ngeliat sunrise di Pananjakan. Sekali lagi, “Gilak ! Bromo dingin banget ! Aku saranin bawa coklat atau makanan buat ngilangin rasa dinginnya”. Kami sholat shubuh di Pananjakan, ada kayak saung yang secara mendadak dibikin buat tempat sholat oleh para pengunjung. Jam 05.00-05.30 waktunya ngeliat sunrise :D
Di sana rame banget, meskipun pas bukan musim liburan anak sekolah. Di sana ramenya bule2. FYI, di sana kami se-jeep sama sepasang bule Korea dan akhirnya kami bareng terus loh :P hahahaha *norak*
Setelah dari Pananjakan kami ke Kawah Bromo, dari parkiran jeep sampe Kawahnya itu jauh banget, tapi kami tetep jalan :3 ngga mau naik kuda karena ada salah satu dari kami yg takut kuda. ehehe. Jalanannya berpasir tapi keren bgt !
Setelah naik dan turun dari Kawah kami langsung ke Penginapan, itu sekitar jam 10.00, kami ngaa ke tempat wisata lain kayak Bukit Teletubbies, dll, soalnya kami ngejar kereta di Malang jam 15.45 :(
Akhirnya jam 11.00 kami naik elf, nyampe di Probolinggo sekitar jam 12.30. Dari Probolinggo keMalang naik bus Patas, terus nyampe Mlang sekitar jam 14.45. *Alhamdulillah banget*, terus sholat dan sebelum ke Stasiun kami sempet beli oleh2 khas Malang yaitu Keripik buah di Lancar Jaya. Hehe
Jam 15.45 kereta jalan, jam 07.30 sampe Bandung deh :D
Berangkat
Kereta Bandung-Malang (Malabar Bisnis) = 175.000 (gara2 ngga dapet yg ekonomi)
Stasiun Malang-Terminal Arjosari (Angkot AMG) = sekitar 2.000 (itu jurusan angkotnya agak lupa, ntar tanya orang lagi aja)
Malang-Probolinggo (Bus Akas) = 23.000
Probolinggo-Bromo (semacam elf) = per orang sekitar 30.000-40.000
Penginapan = Hostel Cafe Lava per kamar/malam (ekonomi isi dua orang) sekitar 112.000-120.000
Sewa jeep buat liat sunrise = per jeep 300.000
Tiket masuk Kawasan Bromo = sekitar 10.000
Pulang
Bromo-Probolinggo (elf) = per orang sekitar 30.000-40.000
Probolinggo-malang (Bus Patas, pake bus ini gara2 keburu2) = sekitar 23.000-27.000
Terminal Arjosari Mlalang-Stasiun (angkot) = 2.000
Malang-Bandung (Malabar Ekonomi plus) = 115.000
Jadi total biaya per orang sekitar 833.000; udah ditambah uang makan (100.000) plus biaya tak terduga (100.000)
Biaya tak terduga bisa dikurangin sih. Terus semakin rame semakin murah. Misalnya, per jeep kan bisa ngangkut 6 orang, nah kalo 300.000 dibagi 6 orang kan semakin murah . hehe
Sekian. Selamat berlibur !